Blog

Kesalahan-Kesalahan Saat Renovasi Rumah

Melakukan renovasi rumah tentu bukanlah hal yang mudah. Ada saja beberapa kesalahan yang seringkali terjadi dalam sebuah proyek tersebut. Dari mulai masalah terkecil, hingga masalah yang paling fatal.

Kesalahan-Kesalahan Saat Renovasi Rumah

Untuk menghindari kesalahan-kesalahansaat membangun rumah. Kamu harus menghindari beberapa hal di bawah ini :

  1. Persiapan Kurang Matang

Persiapan awal sebelum memulai proyek renovasi rumah tentu begitu sangat penting. Pastikan kamu membuat perencanaan sedetail mungkin, sehingga ini akan memungkinkan kamu untuk tetap memulai renovasi rumah sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

Namun yang tak kalah penting dari itu semua yaitu Rencana Anggaran Biaya atau biasa disingkat/disebut dengan RAB. Dengan begitu, proses pembiayaan yang kamu lakukan tidak membengkak.

  1. Penghematan Biaya Terlalu Dipaksakan

Berhemat merupakan prinsip yang baik. Namun jika terlalu berhemat tanpa melihat kondisi di lapangan, justu ini akan menambah masalah renovasi rumah kamu. Khususnya di bagian finishing dan material konstruksi.

Ada kalanya kamu lebih baik mengeluarkan biaya agak lebih banyak di awal. Demi mengurangi resiko renovasi rumah ulang yang membutuhkan beban biaya tambahan lagi.

  1. Terlalu Abai Dengan Masalah

Jika ada saat-saat dimana kamu harus membongkar lantai atau dinding, kemungkinan kamu akan menemui berbagai kendala diluar dugaan.

Hal tersebut biasanya menimpa pada rumah-rumah tua, yang sudah berumur puluhan tahun. Seusai lantai atau dinding ditutup, usahakan untuk memperhatikan betul-betul jalur kelistrikan dan pemipaan lama agar tidak terjadi masalah di keesokan hari.

Penataan ulang listrik dan pipa lama terkadang membutuhkan biaya tambahan. Meskipun demikian, langkah ini adalah siasat penghematan biaya untuk jangka panjang.

  1. Terlalu Banyak Campur Tangan

Pihak biro kontraktor, khususnya arsitek sangat menghargai betul upaya pemilik rumah dalam melibatkan langsung rencana proses pekerjaan renovasi rumah.

Namun, tidak semua bisa kamu campur tangani. Ada saatnya kamu lebih mempercayakan kepada sang ahli yaitu kontraktor atau arsitek, dari pada kemampuan diri sendiri.

Misalnya, seperti pekerjaan instalasi kelistrikan, kabinet, pemasangan pipa, lantai dan lain sebainya.

Namun jika kamu tetap ngotot untuk melakukannya sendiri, maka mau tak mau kamu harus terima sendiri resikonya.

Semoga Membantu!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

phone sms wa